Nusaperdana.com.Rokan Hulu-Upaya memutus mata rantai penularan Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat di Kabupaten Rokan Hulu. Tim kesehatan turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan Tracing TBC Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis yang menyasar warga di sekitar PT Hutahaean (HTH), Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Sabtu (5/9/2026).
Sebanyak 100 warga mengikuti pemeriksaan dalam kegiatan tersebut. Dari hasil penyaringan awal, ditemukan empat orang yang terindikasi dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi kesehatannya.
Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengambilan sampel dahak, pemeriksaan rontgen dada, hingga Tes Cepat Molekuler (TCM) sebagai bagian dari upaya memastikan diagnosis secara tepat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hulu, dr. Hj. Yeni Dwi Putri Anton. Turut hadir Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Rohul, dr. Siti Zubaidah, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan, Camat Tambusai Muammer Ghadafi, Kepala Puskesmas Tambusai, serta Kepala Desa Batang Kumu.
Dukungan juga diberikan pihak manajemen PT Hutahaean, yang menyambut baik pelaksanaan program kesehatan tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan.
Kegiatan tracing ini menjadi langkah penting dalam mempercepat penemuan kasus TBC di masyarakat. Penanganan penyakit tersebut dinilai tidak cukup hanya dengan menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga membutuhkan langkah aktif dengan mendatangi dan melakukan penyisiran langsung di lingkungan masyarakat.
Semakin cepat potensi kasus ditemukan, semakin cepat pula pemeriksaan, pengobatan, dan pemantauan dapat dilakukan sehingga risiko penularan lebih luas dapat ditekan.
Warga yang terjaring dalam pemeriksaan selanjutnya akan mendapatkan tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan.
Apabila nantinya terkonfirmasi positif TBC, maka akan diarahkan untuk mendapatkan pengobatan serta pemantauan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, masyarakat dan pihak perusahaan diharapkan terus diperkuat dalam upaya bersama memutus mata rantai penularan TBC di Kabupaten Rokan Hulu.(Gs).