Pencarian

BLT Rp600.000 Cair September 2026, Cek Status Penerima via KTP

Minggu, 13 September 2026 • 07:21:31 WIB
BLT Rp600.000 Cair September 2026, Cek Status Penerima via KTP
Penerima manfaat menunjukkan KTP saat mengecek status bantuan sosial melalui aplikasi Cek Bansos.

NUSAPERDANA.COM — Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial tahap III 2026 melalui dua program utama: Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/sembako. Berdasarkan data per 6 Agustus 2026, lebih dari 7 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah disalurkan untuk PKH dan lebih dari 12 juta KPM untuk bantuan sembako.

Penyaluran mengacu pada data yang dimutakhirkan Badan Pusat Statistik (BPS) setiap tiga bulan. Hasil pemutakhiran diserahkan ke Kemensos setiap tanggal 10 pada bulan salur.

Update Data KPM Triwulan III 2026

Untuk bansos sembako, sebanyak 15.215.415 KPM dari triwulan II lanjut ke triwulan III. Sebanyak 3.043.419 KPM dialihkan, sehingga total penerima menjadi 18.258.834 KPM.

Pada PKH, 8.359.853 KPM dari triwulan II lanjut ke triwulan III. Sebanyak 1.641.900 KPM dialihkan, sehingga total penerima menjadi 10.001.753 KPM.

Ada sejumlah alasan KPM dialihkan: desil naik, tidak memenuhi kriteria, sudah graduasi, meninggal atau tidak ditemukan, mengundurkan diri, dan sebab lain. Sebagian KPM juga ditangguhkan karena teridentifikasi transaksi judi online berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Besaran Bantuan PKH per Komponen

Nominal PKH berbeda tergantung kategori penerima. Berikut rinciannya per tahap:

  • Ibu hamil: Rp750.000
  • Anak usia dini: Rp750.000
  • Siswa SD: Rp225.000
  • Siswa SMP: Rp375.000
  • Siswa SMA: Rp500.000
  • Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
  • Disabilitas berat: Rp600.000

Untuk BPNT, penerima memperoleh Rp200.000 per bulan. Pencairan dilakukan tiga bulan sekaligus, sehingga total yang diterima Rp600.000 untuk periode Juli-September 2026.

Cara Cek Status Penerima via Aplikasi Cek Bansos

Siapkan KTP. Pengecekan bisa dilakukan dari ponsel tanpa perlu datang ke kantor desa.

  1. Unduh aplikasi "Cek Bansos" melalui Play Store atau App Store
  2. Buka aplikasi, pilih menu "Cek Bansos" di halaman utama
  3. Isi data wilayah domisili lengkap: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa
  4. Masukkan nama lengkap sesuai KTP
  5. Selesaikan verifikasi keamanan (captcha) atau soal matematika sederhana
  6. Tekan tombol "Cari Data"

Jika terdaftar, sistem menampilkan jenis bantuan dan status pencairan. Jika tidak, muncul notifikasi "Tidak Terdapat Peserta/PM".

Cara Cek Status Penerima via Situs Kemensos

Alternatif lain lewat laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.

  1. Buka https://cekbansos.kemensos.go.id
  2. Isi data wilayah tempat tinggal: Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan
  3. Isi nama lengkap sesuai KTP
  4. Masukkan kode captcha, klik "Cari Data"
  5. Sistem menampilkan hasil pencarian berisi status kepesertaan bansos

Jadwal dan Tempat Pencairan

Pencairan BLT tahap III berlangsung pada periode Juli-September 2026. KPM yang terdaftar bisa mengambil bantuan di bank Himbara atau di kantor pos.

Pastikan nama sudah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebelum mendatangi lokasi pencairan. Jika status di aplikasi atau situs menunjukkan tidak terdaftar, KPM bisa menanyakan ke pendamping sosial atau dinas sosial setempat untuk proses pemutakhiran data.

Waspadai Penipuan dan Pungli

Pencairan bansos tidak dipungut biaya. KPM tidak perlu membayar calo atau pihak yang mengaku bisa mempercepat pencairan. Laporkan jika ada permintaan uang atau imbalan.

Pengaduan bisa disampaikan melalui kanal resmi Kemensos, termasuk aplikasi Cek Bansos dan layanan pengaduan di kantor dinas sosial kabupaten/kota. Simpan bukti komunikasi jika menemukan indikasi penipuan.

Sumber: auranusantara.com

Follow daerah.nusaperdana.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks